Terima Kasih Tuhan :)

Waw..
Manusia nggak pernah tahu rencana yang udah dibuat Tuhan untuknya, dan hanya bisa menebak-nebak apakah ini karena itu, apakah itu maksudnya ini, dan seterusnya. Sampai kapanpun kita akan penasaran tentang banyak hal yang nggak bisa kita temukan jawabannya. Kalau kita tetap terus dan selalu ingin tahu tentang maksud segala hal, bisa-bisa kita mati penasaran :D
Bukankah lebih baik kalau kita cukup dengan merasa yakin (aku nggak berani  bilang 'mengimani', itu berat) bahwa apa yang kita alami da kita terima adalah yang terbaik untuk kita?
Contohnya gini:
Allah melarang kita untuk mencukur alis.
Manusia dengan akalnya pasti berusaha mencari-cari alasan. Kenapa nggak boleh? Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Jawabannya, karena Allah melarang kita. Titik. Selesai kan?

Tapi itu terserah masing-masing manusia, untuk menyikapinya. Kita punya kepala masing-masing, dengan isi pikiran masing-masing, yang nggak bisa dipaksa untuk jadi seragam. Yang bisa adalah disatukan dalam satu pandangan, dengan pemahaman masing-masing.

Aku bukan sedang bicara tentang aturan agama, sama sekali bukan. Tadi itu cuma contoh gampangnya aja. Aku sedang bicara tentang hidup yang kita jalani sehari-hari. Tentang semua kejadian yang terjadi pada kita. Pasti ada maksud Tuhan yang tersembunyi di baliknya, yang nggak harus kita tahu. Kadang kita diberi ijin untuk tahu, tapi lebih sering kita nggak bisa menemukan itu.
Cukupkan dirimu untuk yakin bahwa yang sedang kamu alami itu adalah yang terbaik buatmu.

Saat kita bisa berpikir kayak gitu, tanpa  penasaran lagi kenapa kamu dibuat seperti itu, rasanya akan jauh lebih ringan :)

Dalam kasusku, bahagia.
hehehe :p

0 komentar:

Posting Komentar